Pages

RSS

Welcome to my Blog
Hope you enjoy reading.

Minggu, 15 September 2013

Iseng berhadiah :)



Iseng-iseng berhadiah! Yah itulah yang aku sebut dengan kesempatan yang baru dateng ini. Jadi ceritanya di awal bulan juli 2013. Sekitar 3 bulan setelah awal mulai penelitian (re: dimulai diperbolehkan survei) dengan kesuntukan memandang laptop dengan materi yang sama daaan dengan teman-teman yang sudah mulai sidang pembahasan (tahap ke dua dari keseluruhan sidang menuju kelulusan).
Dalam kondisi sudah ngehubungin dosen akhirnya saya mengiyakan ajakan seorang teman untuk nemenin ke jobfair. Kebetulan hari itu ada 2 lokasi diselenggarakan jobfair, datanglah saya ke kedua tempat itu. Apply beberapa lowongan. Pada saat apply kebingungan dimulai karena tidak ada lowongan yang spesifik dengan jurusan saya yaitu jurusan perencanaan wilayah dan kota yang notabene bagian dari fakultas teknik jika di kampus saya. Sepeertinya lulusandari jurusan saya merupakan PNS wanna be, karena beberapa instansi baik di pusat maupun daerah membutuhkan lulusan kami, Akhirnya saya mengapply beberapa perusahaan yang membutuhkan sarjana s1 dengan bermodal transkrip semester 8 minus skripsi.
Dari ksemuanya yang saya apply, teman saya dipanggil oleh beberapa perusahaan sedangkan saya belum dipanggil sama sekali. Kalau dibilang kecewa, tidak menurut saya. Akhirnya saya melanjutkan skripsi saya yang tertunda dengan dilaksanakannya sidang pembahasan. YES! One step loser :).
Kira-kira 2 minggu setelah apply akhirnya saya diundang oleh bank mandiri di akhir bulan juli untuk datang ke Mandiri University region Semarang dalam rangka tes. Saya apply pada lowongan ODP (officer development program) bank mandiri. Kira-kira beginilah urutan tes nya.
#walk in interview (akhir juli 2013)
Pada tes tahap ini dihadiri sekitar 70 peserta yang dibagi dalam 2 kloter yang kebetulan saya dapat kloter pagi. Saya memperhatikan para pesaing saya dengan harap-harap cemas karena mereka tampak sudah sangat siap. Sedangkan saya?? Bermodal nekat dan searching mengenai rule tes ini. Jad tes ini dilakukan dalam beberapa kloter yang mana setiap kloternya berisi 1 orang interviewer yang menanyai 6 peserta secara bergiliran dalam waktu yang sama. Interview dilakukan dengan bahasa inggris yang intinya adalah:
-mengenai diri sendiri (pendidikan, keluarga, pengalaman). Sebaiknya kitabisa menceritakan dengan baik karena ini merupakan ajang promosi kita untuk terlihat siap di dunia kerja.
-kesiapan penempatan di seluruh Indonesia
-alasan memilih mendaftar bank mandiri dibanding lembaga keuangan lain
-kondisi perbankan saat ini. Kalo ini sebaiknya belajar dulu mengenai kondisi keuangan negara dan sebagainya
Setelah selesai, kita diminta menunggu 5 menit untuk kesimpulan hasil interview. Alhamdulillah saya termasuk 3 dari 6 orang di kloter saya yang lolos yangnotabene sudah lulus semua dan berpendidikan lebih tinggi dari saya. Kami yang lolos diminta hadir pada tes toefl esok harinya. Selain pandai berbicara di depan interviewer kita juga harus menjaga atitude kita diantara sikap badan, cara berbicara, serta merendah dan menerima masukan.

#tes toefl
Tes toefl yang diujikan adalah tes toefl ITP dengan passing grade yang telah ditentukan oleh Mandiri namun tidak diberitahukan pada peserta. Jumlah peserta yang lolos unuk tes tahap ini sekitar 22 orang, berarti lumayan banyak yang tereliminasi

#tes aptitude
Tes aptitude dilakukan sekitar 1 minggu setelah tes toefl dengan soal yang disusun oleh shl. Tes dibagi menjadi 3 tahap yaitu analogi kondisi dalam perbankan, tes numerik perbankan, dan yang terakhir tes kepribadian kita. Tes aptitude dan toefl mempengaruhi odp jenis apa yang berhasil kita masuki. Apakah nasional ataukah regional. Dari hasil tes toefl, peserta yang lolos sampai tahap ini tidak sampai 20 orang.

Persaingan yang cukup ketat ternyata. Bersyukur saya sampai pada tahap tersebut. Untuk penglaman pada tahapan seleksi selanjutnya akan saya bahas pada posting selanjutnya. :)
 

Rabu, 21 Agustus 2013

obrolan berat bersama Miss Woles

hari ini akhirnya bisa maen lagi ke Tembalang yang jaraknya (cuma) 25 km dari rumah. Niat maen sebenernya biar dapet uang saku :D. maklum status sudah bukan mahasiswa tapi masih belum punya pekerjaan tetap juga jadi selama ini kerjaannya selalu nginthil orang tua pergi.:D
Sampe Tembalang akhirnya bisa juga kangen-kangenan sama Miss Woles yang Anak Gaul Tangerang. kenapa saya bilang Miss Woles?? karena bersama dia semua kesuntukan, jenuh, bete hilang sesaat dan tambahannya adalah nambah gemuk karena makan terus :D. pokoknya cocoklah buat pelarian selama skripsi *piss*
Nah, obrolan siang hari ini cukup berat jengjengjeng yaitu menikah. yeah, wacana ini muncul gara-gara abis dapet undangan nikahan, ada temen yang uda mantep nikah 1-2 tahun lagi dan beberapa temen yang mau menikah, sudah punya anak, dan menikah muda. pokoknya obrolannya sekitar itulah.
Bagi kami anak bau kencur yang badannya ga segede kencur, obrolan ini kerasa WAH banget karena saya baru lulus dan temen saya belum lulus. walaupun kata temen-temen saya orangnya cukup planning dan mendetail jujur saya masih belom plan ke arah situ. biar disinggung-singgung juga nyengir doang bisanya. haha. saya sih ngerasanya saya masih anak kecil yang masih pengen bermanja-manja dengan orang tua dan tentu saja masih hedon. Ga kebayang lah saya aja masih serampangan ngurus saya sendiri tapi malah disuru ngurus orang lain, ntar diprotes sana sini lagi. :D
Ada keinginan juga menjalin silaturahmi sama temen yang uda nikah dan punya anak tapi takut ntar bakal ga nyambung ngobrolnya. saya ngobrolin apaa gitu dia ngobrolin anak, sekolah, dapur, dsb. tapi gini-gini bisa momong keponakan kok (asal gak kelamaan, ntar nangis kesian emaknya susah bikin diem lagi. haha)
Walaupun udah banyak iklan pemerintah supaya bisa menekan pertumbuhan penduduk tapi klo masih banyak yang menikah muda (eh 19-22 tahun masih muda kan ya?) mungkin belum bisa bener-bener menekan angka pertumbuhan. karena belajar plano saya jadi ngeri ngeliat pertumbuhan penduduk yang tinggi banget tapi gak sebanding dengan fasilitas yang ada, sebagai contoh ada keluarga yang tinggal di rumah non permanen yang luasnya pun lebih kecil dari rumah saya dengan 1 rumah diisi 5KK uda pasti kondisi lingkungannya seadanya mereka lha wong lantai aja masih tanah.
Alhamdulillah temen-temen yang saya kenal dan sudah menikah/akan menikah tidak dalam kondisi itu dan mereka sudah punya plan matang ke depannya. saya cuma bisa bilang WOW! takjub sama kematengan dya nge plan. saya yang kuliah perencanaan kalah deh sama dya. haha. yah semoga anak-anak mereka dan kita-kita nantinya yang akan menyusul di kemudian hari berada dalam lingkungan yang baik, dirawat dan dibesarkan dengan baik. toh dya generasi masa depan kan. bagaimana dya nantinya adalah cerminan hidup kita juga :)
Akhir kata inilah doa saya yang diamini Miss Woles dan juga saya
# Semoga cepat lulus! amiiiin :)
# Semoga cepet dapet pekerjaan yang baik dan benar dan layak! amiiin :)
# Semoga kita menikah pada waktu yang tepat! amiiiin :)

di akhir percakapan kita menebak siapa diantara kita yang akan menikah duluan. dan kita pun sama-sama menebak seorang teman kita yang mungkin saat ini lagi guling-guling di kampung halamannya sambil bersin-bersin (karena dirasani) hehe

21082013
obrolan beraat (._. )