Pages

RSS

Welcome to my Blog
Hope you enjoy reading.

Kamis, 15 Agustus 2019

Back to School

Ayoo Sekolah~


Juli kemaren mungkin adalah saatnya anak kembali bersekolah, tapi ga ada salahnya kita-kita yang sudah ga sekolah formal juga kembali ke sekolah. Di Era Globalisasi begini, sekolah ga melulu mengenyam pendidikan formal kok. Cukup mengingatkan diri kita bahwa kita perlu meng-upgrade pengetahuan kita karena sesunguhnya community kita berkembang secara eksponensial. Jika ga segera mengupgrade, bisa jadi kita menjadi minoritas setingkat molekul dalam ekosistem. Masih mau?


Kau tak pernah berubahKau masih sajaDengan peran yang kau tak sukaApa kata ayahJadi pembatas ruang gerakmu berkayaKunto Aji - Konon Katanya


Quarter life crisis banyak melanda. Jadi bagaimana kita harus berpijak? Selain dimana ternyata bagaimana kita berpijak sangat penting sekali. Pertanyaan ini akan mudah dijawab oleh mereka yang dinamis. Nah, ada beberapa tempat 'mendengar' yang bisa membantu kita untuk berpijak. Bukankah mendengarkan yang baik-baik akan membawa kita kepada yang baik? Tempatku 'mendengar' kali ini adalah podcast.

Mendengarkan podcast seperti mendengarkan radio tapi tanpa iklan. Banyak yang setuju pasti kalo podcast itu tempat belajar yang murah. Karena di podcast banyak sharing dari pakar bahkan sampai curhat ga penting! Mendengarkan podcast juga ga memerlukan fokus yang berlebih, cukup indra pendengar saja. Sehingga dapat dilakukan pada saat melakukan aktivitas lainnya. Sambil menyelam makan seafood gitu. Dulu mendengarkan podcast cukup susah karena harus di iTunes atau di google, tapi sekarang sudah dipermudah dengan banyaknya aplikasi untuk mendengarkan podcast. Bahkan beberapa youtuber pindah ke media ini.

Beberapa rekomendasi channel podcast bagi mereka yang menginjak sepermpat abad


1. Curhat Babu


Setahun lalu tiba-tiba terjerat cuitan @sheggario yang lagi #CurhatArio. Akibat jiwa ingin tahu yang tinggi, terperosoklah ke channel Curhat Babu sampe sekarang ga bisa lepas dan masih menanti update terbaru nya. Curhat Babu sendiri adalah curhatan Bapak Ario dan Ibu Nucha yang sudah beberapa kali ganti konsep dan sepertinya akan berganti konsep kembali dalam waktu dekat. Semakin kesini semakin menarik karena banyak sekali relate dengan kehidupan seperempat abad. Dulu yang hanya menceritakan tentang pengalaman hingga sekarang sudah beberapa kali membawa pakar ke dalam obrolannya.
Semakin deh terasa sedang mengikuti seminar gratis dan murah dengan jadwal yang fleksible. Hihihii. Siraman pengetahuan ringan tapi mengena gini emang paling oke saat ini. Memberi tahu tanpa menggurui. Sampe saat ini masih jadi podcast paling mengena walaupun Ario juga mengeluarkan podcast lain.


2. PORD


Komika, penulis, dan youtuber ini akhirnya terjun juga ke dunia podcast. Mungkin karena persaingan di youtube semakin ketat akhirnya beberapa collab content dibawa ke podcast. Awalnya sempet ragu gara-gara durasinya yang lama banget, kurang lebih 1 jam untuk setiap posting. Suka heran kenapa di youtube banyak yang nonton, jiwa sibuk ini menjerit. Hehe. Bagaimana mungkin menyisihkan banyak waktu hanya untuk nonton video orang ngobrol aja! Yang mungkin tanpa tema juga.
Sekali mendengarkan podcast jadi tahu deh kenapa banyak yang nonton channel youtube nya. Karena sungguh bukan seperti acara show! Show! Show! Yang ada di TV TV itu. Yang lebih banyak bercandanya daripada mengulik kembali sesuatu dalam diri bintang tamu yang dapat menginspirasi penonton eh pendengar eh penonton eh penikmatnya aja deh.
Sungguh berterima kasih sekali kepada Raditya Dika yang memilah konten yang dapat dijadikan podcast. Tetap berharap konten cover lagu Bahasa Indonesia tidak menyentuh podcast. Ewwh.


3. Gofar Hilman


Sama seperti Raditya Dika, penyiar radio ini memulai di youtube. Kini konten Youtube nya yang berjudul Ngobam mulai dibuatkan podcast nya. Ngobam alias Ngobrol bareng musisi ini adalah satu diantara sekian konten yang dibuat oleh pecinta otomotif ini. Konsepnya mirip seperti MTV Global Room mungkin kalo ada yang inget, dengan durasi yang lebih panjang dan tanpa iklan nampaknya ga masalah buat penyiar 1 ini. Kisah-kisah inspirasi musisi bener-bener habis diobrolin disini.
Dengan jargon #sekut dan #per__anduniawi, nampaknya tahun 2019 ini menjadi tahunnya Ngobam dengan trending episode-episode Ngobam yang akhirnya dibuatkan pula podcastnya.


4. Curhat #20an


Podcast yang satu ini diisi oleh Mega Agnesty Anjasmoro tentang Quarter Life Crisis yang banyak mengulik kehidupan sehari-hari yang mengena seperti karir, mental illness, percintaan, sampe throwback era 90an. Udah ibarat belajar dari curhatan atau kisah orang lain deh pokoknya.


Kalo jaman dulu ada pepatah "Malu bertanya sesat di jalan", mungkin kalo sekarang "Simak podcast, pinter kemudian". hehehe. Belajar ga harus berhenti kan kalo pendidikan formal sudah usai?

Anyway sekarang makin nemu banyak podcast-podcast menghibur. Yeay!


Minggu, 21 Juli 2019

Sladder (14) Jouska

Kepo.
Bukanlah hal yang buruk sesungguhnya. Apa hal yang bikin kamu tertarik untuk Kepo? Mantan? Gebetan? Gosip?


K.E.P.O
Knowing Every particular Object 





Kepo gak sepenuhnya buruk. Asal sesuai takaran. Yang sedang-sedang sajaaa (you sing you lose #pfft). Nah sekarang saatnya mengarahkan kepo kita ke hal yang baik. Contohnya nih, ga pernah setertarik itu dengan media sosial sampe ketemu @jouska_id.








Jouska_id
Siapa sih Jouska ini?
Jouska adalah suatu agen konsultasi dengan slogan 'A Walk Independent Financial Adviser' yang mulai hip sekarang ini. Entah mereka yang 'tertampar' dengan paparannya, atau yang hanya numpang lewat supaya ikut trend, bahkan mungkin kebanyakan justru silent reader yang justru menerapkan apa-apa pembahasan jouska. Wah ilmuwan/penceramah harus belajar nih sama jouska supaya apa yang disampaikan dari segala aspek bisa diterapkan pendengarnya. Hihihi

Financial Adviser sesungguhnya sudah tercoreng namanya di dalam benakku. Sangat menyukai financial adviser pada saat awal belajar Edufina (education financial). Seperti merasa, inilah aku. Merasuk dan meresap ke dalam hati sanubari hingga jantung #eh. Tapi dalam aplikasi kehidupan nyata, financial advisor tak sebaik itu. Terlalu dikejar target, atau tak memahami produk dan klien. Entahlah. Semua disamaratakan. #patahhati

Lalu, beberapa teman follow akun ini berjamaah (Mungkin karena merasa boros sampai gabisa menabung karena tagihan kartu kredit tiada henti) hingga kisah 'Siti Khadijah' seakan mengajakku bergabung menjadi silent reader #hahaha. Sebagai pecinta cerita beralur, Jouska berhasil meraih hatiku. Seperti jatuh cinta kembali. Hingga kini follower nya bertambah banyak.

Edukasi finansial bukan hal tabu bagiku (entah dengan pasangan nantinya) karena pada dasarnya sudah ontrack, jadi tambahan pengetahuan sana-sini cukup menambal pengetahuan yang ada. Semoga kedepannya jangan terjadi "Money is more taboo than sex"

Back to Jouska.
Mungkin Jouska bukanlah financial adviser yang paling top. Mungkin juga Jouska bukan pioneer walaupun mengilhami munculnya adviser se-tipe. Tapi marketing Jouska itu keren banget. Ibaratnya jualan produk itu gaperlu sampe endorse influencer terkenal (walaupun sekarang beberapa influencer banyak yang ajak join) dan gak perlu testimony segala. Cukup campaign dan sedikit cerita kisah nyata macam sinema 'hidayah' dalam versi keuangan yang tentu saja sudah diadaptasi sedemikian rupa.

Kisah 'hidayah' inilah yang mengajakku ingin tau bahwa banyak kisah-kisah sejenis di kehidupan ini di luar drama-drama percintaan yang muncul di kehidupan nyata. Banyak pejuang-pejuang di luar sana yang kurang beruntung (maklum anaknya melodrama). Bahkan seringkali mengembalikan kita ke realitas. Berpikir sejenak mengenai target masyarakat terhadap kita, misal uda sudah punya mobil belum? Sudah punya rumah belum? Sudah nikah belum? #ehsalah, dan target masyarakat lainnya yang kadang bikin telinga gatal.

Seperti sudah tau pasarnya, Jouska membuat campaign-campaign yang cukup membantu pemerintah saat ini. Tapi cukup bagus sebagai reminder follower setia. Etapi, kalo bahas stockgasm suka tiba-tiba sakit kepala #eh. Bahkan, feed Jouska ini cantik bak influencer kenamaan. Keren adminnya dan pembuat konsepnya. Selamat untuk Jouska yang lagi Hype belakangan ini semoga terus sukses dan tetap kreatif, inofatif dan tetap menjadi independent.


Jouska

Pada saat kondisi ketika kita berbicara dengan diri kita sendiri di dalam pikiran kita, dan tentu saja hanya diri kita sendiri yang mengetahui.
Berdistraksi.




Source:
psyline.id