Pages

RSS

Welcome to my Blog
Hope you enjoy reading.

Minggu, 05 April 2020

Sebuah Rencana

Dewasa ini, banyak sekali masyarakat yang menginterpretasikan dirinya dengan zodiak-zodiak atau personality tertentu. Zodiak A mencerminkan....

Eh, udah kaya artikel kebanyakan belom?
Mau nulis formal gitu kok sulit ya) :
Huhu

Tapi, emang bener kan ya akhir-akhir ini banyak yang interpretasi kaya gitu kan ya. Bahkan ada selebgram yang dibilang tukang ramal. Nah, kujuga mau menginterpretasikan dengan golongan darah nih. Berhubung ku bergolongan darah 0 yang banyak terpapar golongan darah A, jadi menurut orang-orang ku adalah orang yang well-planned alias kalo rencana batal bakal bete abis. Kalo kemana-mana harus direncanain awal dan akhirnya walopun kadang masih meleset dan ga se freak harus memulai di pagi buta, atau mendapatkan urutan pertama. Karena menunggu sangat menyebalkan.

Nah, salah satu kejadian yang bikin sebel tapi untungnya melegakan adalah ketika ngajakin orangtua liburan. Beberapa tahun lalu merasa cukup untuk bisa pergi sekeluarga. Berinisiatif untuk mencari berbagai travel agent yang kemudian diterima untuk ditolak *cry* alias maunya nanti aja perginya. The power of kepengen. Tiba-tiba awal tahun lalu bilang pengen pergi bersama circle nya sekitar 2 bulan lagi alias gak ngajak *cry*. Milih travel agent sendiri, ngurus administrasi sendiri (sebagian besar uda diurus travel agent sih). So, what am I doing? Menyetujui proposal itu (entah sejak kapan kami menjadi demokratis sekali. Hihi). Mencari, mendiskusikan, sampai menyiapkan kebutuhan primer sampai tersier. Memastikan rencana perjalanan walaupun gabisa mengantar. *cry*

Nah, selama perjalanan entah kenapa ku menjadi seperti orang tua yang mengkhawatirkan study tour anaknya. Hahaha. Mungkin ini yang dirasakan mereka setiap kali ku keluar kota. Padahal mah yang lagi pergi asik-asik aja. Kadang lupa sama yang ditinggal #eh. πŸ˜‚ story short, mereka pulang dengan membawa hadiah banyak cerita dan menularkan virus influenza πŸ˜….


Sesuatu yang tidak disangka, mereka yang well prepare menyiapkan dalam waktu singkat perjalanan tersebut tanpa banyak mengeluh. Jika, ku sempat memaksakan kehendak dengan mengikuti agent travel yang murah sekali itu dengan masa tunggu sekitar 1 tahun, bisa dibayangkan berapa kerugian yang timbul karena sekarang travel agent tersebut masuk ke meja hijau. Rencana hanyalah tinggal rencana.


Keimpulsifan awal tahun ternyata menular ke anaknyaπŸ˜‚. Tiba-tiba terdapat sebuah ajakan untuk ke travel fair yang berakhir issued tiket di hari selanjutnya πŸ˜…. Sungguh kalo boleh menangis dompet akan berteriak kencang-kencang. Hahahaha. Hanya ada 2 pilihan, sebulanan lagi atau 7 bulanan lagi. Sebagai kaum impulsif nawar dan diskon, taraaaaaa


Here we go. An early autumn. Hahaa. Walaupun jadi ga ketemu suasana autumn yang kece banget (kaya bakal kuat aja sama cuaca dinginnya!) tapi persiapan sungguh amburadul. Selain mengandalkan diskon dari segala macam promo yang ada, kami bahkan mengandalkan training dari kantor untuk mengambil pass ke Jakarta! Sungguh lah! Terlalu mengandalkan fasilitas yang ada di depan mata. Cuti bersama-sama karyawan satu perusahaan sungguh tricky. Dari curi-curi surat ijin, surat referensi, sampai ngajuin cuti panjang perlu mengatur timing. Voila! Dengan visa yang datang h-3 dan pengajuan cuti h-2. Berangkatlah kami dengan itinerary yang amburadul.

Long story short, kisah kami banyak melewati kesasar, belanja, berfoto, badai typhoon, hingga ketahan bea cukai LOL πŸ˜‚πŸ˜‚.
Walaupun dengan sebuah alasan yang positif bahwa di tahun ini kami 'mutasi' semua sehingga memilih perjalanan di tahun lalu, namun ternyata virus Covid yang ber'mutasi' alias melakukan trip ke banyak negara.

Serta sebuah pelajaran bahwa dibalik dompet yang menjerit, sikap impulsif itu penting untuk meminimalisir resiko ketika kita yakin (dan isi dompet ada tentunya!).
Pengen bisa impulsif kaya aku?
Yok investasi dari sekarang! (lho! Kembali ke well-planned girl)


Hal yang menyenangkan hati
Banyak sekali
Bahkan kalau kita bermimpi
_chibi maruko chan opening soundtrack indonesian version_

Amat sangat bersyukur sekali melalui banyak perjalanan di tahun lalu. Tahun ini sepertinya dipaksa rehat dulu sampi keadaan membaik. Stay safe stay healthy.

Yang dicari, hilang
Yang dikejar, lari
Yang ditunggu
Yang diharap
Biarkanlah semesta bekerja
Untukmu
_rehat - kunto aji_



03.02.2020 - 05.04.2020 (lama bet dah nulisnya)

Sabtu, 25 Januari 2020

Japan, I'm in Love


Pernah ga kamu jatuh cinta?
Masih ingat rasanya jatuh cinta?
Menggebu? Iya
Ga berenti tersenyum? Iya
Wajah sumringah? Iya
Bawaan happy terus? Iya
Eh, tapi kalo jatuh cinta sama kamu pakai jatuh bangun deh kayaknya. Yang penting sama kamu. Iya. Kamu.

Inget-inget deh rasa itu.
Ya. Rasa itu.
Itu rasa aku ke kamu.
Gimana engga,
Kamu itu bikin aku sejuk terus.
Kamu itu bikin aku lupa berkedip.
Kamu itu bikin aku nyaman..
Siapa yang bisa nolak pesonamu itu.
Pengen cepet-cepet ketemu lagi.
Aaaaaaaakkk
Can't help falling in love with you

Cinta itu sederhana
Yang rumit itu kamu
Mencintaimu itu mudah
Yang sulit adalah
Membuatmu juga mencintaiku
_langit sore-rumit_

Tapi sepertinya bakal bertepuk sebelah tangan deh. Huhu.
Walaupun ku bukan 'hime-chan' ku masih menginginkanmu.
Buat ketemu, harus banyak yang dipertimbangkan. Mulai dari waktu sampe anggaran.
Jauh di lubuk hatiku masih ada kamu.
Japan, I'm in Love with you


Gimana ga jatuh hati, toiletnya (ini ngebahas toilet banget yak? Etapi emang bener ini cinta-pada-rasa-pertama-ku. Ngerti kan maksudnya?) bikin nyaman banget. Kaya gini niihh


Kebayang kaaan abis kena semriwingnya angin musim gugur terus dapet toilet kaya gini tu rasanya kaya lagi dipelukanmu. Iya. Kamu. #eh. Anget maksudnyaaa. Hehe

Ga cuma toiletnya kok. Sebagai pejalan kaki aktif-tapi ga kurus kurus- pedestriannya nyaman banget, bahkan jadwal kereta selalu ontime. Sebagai bukan anak kereta, shinkansen dan kereta lainnya nyaman banget sepanjang naiknya bukan jam berangkat atau pulang kerja.
Musuh jalan kaki di kebanyakan kota di Indonesia: debu dan asap knalpot sehingga bersin=meler
Musuh jalan kaki di beberapa kota besar di Jepang saat musim gugur: angin semriwing=meler
Hatchi.


Masih ga menyangka bisa sejauh ini. Sebuah ketidaksengajaan untuk jatuh cinta.
Semenyenangkan ini
Tidak disangka-sangka.
Bibir tak berhenti tuk melengkungkan senyumnya.
Ingin ku berteriak

Japan, I'm in Love with you!!♥♥♥



Hingga kejamnya waktu
Menarik paksa kau dari pelukku
Lalu kita kembali menabung rasa rindu

Dan tunggulah aku di sana....
_Fiersa Besari-Celengan Rindu_