Pages

RSS

Welcome to my Blog
Hope you enjoy reading.

Minggu, 26 Agustus 2018

Pejuang Subuh

Bukan seorang ibu
Demi membangunkan anaknya
Bukan pula seorang istri
Demi menyiapkan kerja suaminya
Apalagi seoranng wanita tangguh
Bersama kereta dan kemacetan ibukota
Hanyalah seorang anak
Yang mengumpulkan keringat
Demi pulang ke rumah orang tuanya

Setiap subuh
Ketika kesempatan itu tiba
Setiap subuh
Berusaha kantuk ditahan
Setiap subuh
Menahan perasaan yang membuncah
Dan bergembira

Setiap subuh
Ketika waktu telah tiba
Setiap subuh
Menahan keinginan untuk tetap tinggal
Setiap subuh
Menunggu kemana mereka menerbangkanmu kembali




Pagi hari di Semarang, menunggu keberangkatan bersama sang Singa