Pages

RSS

Welcome to my Blog
Hope you enjoy reading.

Senin, 01 Februari 2021

Pandemonium’s Journal: The Pentols

 kira-kira begini perasaanku hari ini    

eh bukan sedih kok, justru ini tersedu karena terharu 

bener deh, suer. ku cuma ingin mengucapkan terima kasih kepada pencipta-pencipta the pentols yang menemani masa pandemi ini dengan stiker-stiker dari yang lucu sampai yang sarkas

karena sesungguhnya bahagia itu semurah itu

Pentols, Saranghae









Pandemonium’s Journal: February

 

Februari sepertinya akan mendai bulan yang penuh kesan bagiku. Pernah mendapatkan Februari yang mengesalkan? Tentu saja pernah. Begitupun Februari kali ini. Engga kok, engga mengesalkan sebenernya. Hanya saja Februari kali ini penuh tantangan.

Februariku tahun ini mengharuskanku move on ke tempat baru alias LULUS! Ga ngerti lagi bahagianya walaupun hanya lulus dari kantor lama yang masih 1 company itu. Ahahaha []~()~*. Gimana engga, butuh seumur lulus sekolah dasar untuk bisa keluar dari kantor itu alias 6 tahun 1 bulan. Sebuah rekor terlama di suatu tempat. Kalah deh memory jaman SD.

New step
New teams
New situation
New Hope

Hari pertama berhasil dilewati dengan puyeng.
Apapun yang terjadi kedepannya mari kita awali hari ini dengan bahagia (づ ̄ 3)

Terima kasih Klandasan
Welcome Bandara

Pandemonium’s Journal: End of January

 Dear January,,

Baru sebulan merasakan 2021 rasanya sudah ingin throwback>︿<, tapi ternyata masih sebulan. Masih ada 11 bulan kedepan yang harus dijalani. Ga berani meramalkan kedepannya tapi rasanya awal tahun ini seperti flashback kondisi 3 tahun lalu dimana banyak kisah dimulai di awal tahun.

Awal tahun ini masih sama seperti awal tahun sebelum-sebelumnya menyempatkan mudik, namun bedanya mudik kali ini adalah mudik setelah hampir 1 masehi tidak menginjakkan kampung halaman. Mungkin sudah dianggap mba Thoyibah kali ya, itu lhooo yang ga pulang-pulang. Untungnya sih masih diterima di kampung halaman bukannya diusir setelah sampai B-). Yah walaupun mudik kali ini adalah mudik yang paling ribet setelah sekian kali reschedule tiket. Bisa dibayangkan kan betapa ruginya tidak memanfaatkan jatah long weekend maupun libur hari raya untuk sekedar pulang atau short escape ☹☹.

Singkat cerita, dengan segala keparnoan prosedur penerbangan, setelah ijin berlapis dan bertingkat, serta ikhlas banyak jatah cuti yang dipotong maka diijinkanlah cuti sambung WFH. Selama ini sih no expect sama WFH, Namanya juga Work Full (from) Home.

 


Daaaan, terbuktilah bahwa WFH kali ini jadi Work Far (from) Home (┬┬┬┬), beda-beda tipis lah sama kisahnya Spiderman yang Far from Home ituuu, bedanya kalo di film spiderman yang bertempur tapi dalam kenyataannya yang kutinggalkan yang sedang bertempur melawan virus-virus jahat sampai diminta Kembali sebelum waktu cuti selesai.

 


Yup, my office mates kini resmi jadi penyintas Covid. Bukan suatu kebanggaan namun rasa syukur karena dijauhkan dengan virus ini. Suka pengen nagis terharu sendiri deh kalo udah begini (❁´◡`❁)